Rempah-Rempah untuk Memperbanyak ASI

Rempah-Rempah untuk Memperbanyak ASI
Rempah-Rempah untuk Memperbanyak ASI

Banyak wanita menyusui ingin tahu bagaimana cara meningkatkan persediaan susu pada suatu saat selama perjalanan menyusui mereka.

Bagi sebagian besar wanita, sama sekali tidak ada yang salah dengan payudara mereka atau kemampuan mereka untuk menghasilkan cukup susu. Berikut cara memperbanyak ASI dengan rempah-rempah:

1.Kemangi suci (tulsi)

Teh kemangi suci (tulsi ki chai) adalah minuman tradisional untuk ibu menyusui. Tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa hal itu meningkatkan produksi ASI namun diyakini memiliki efek menenangkan, memperbaiki pergerakan usus dan meningkatkan nafsu makan yang sehat. Seperti kebanyakan ramuan lainnya, basil suci (tulsi) harus diminum secukupnya.

2.Biji Dill

Daun Dill adalah sumber zat besi, magnesium dan kalsium. Dill dipercaya bisa memperbaiki persediaan susu, mempermudah pencernaan dan angin, dan memperbaiki tidur. Dill adalah diuretik ringan dan harus dikonsumsi secukupnya.

Anda bisa menggunakan biji dill utuh atau banyak mengandung makanan seperti acar, salad, keju dan kari. Teh Dill (suwa ki chai) adalah minuman postnatal yang populer.

3.Sayuran labu

Sayuran dari keluarga labu seperti labu botol (lauki), labu apel (tinda)) dan labu spons (tori) secara tradisional diyakini dapat memperbaiki persediaan susu. Sayuran ini tidak hanya rendah kalori dan bergizi, tapi juga mudah dicerna.

4.Kacang-kacangan atau lentil

Kacang-kacangan, terutama kacang merah atau masoor dal tidak hanya dipercaya memperbaiki persediaan susu tapi juga merupakan sumber protein, dan kaya akan zat besi dan serat.

5.Kacang dan buah kering

Almond (badaam) dan kacang mete (kaju) dipercaya bisa meningkatkan produksi ASI. Mereka kaya akan kalori, vitamin dan mineral, menyediakan energi dan nutrisi. Mereka membuat kudapan yang sangat baik dan mudah didapat.

Anda bisa memadukannya dengan susu untuk membuat susu badaam atau susu kaju yang lezat. Buah dan kacang kering digunakan untuk membuat makanan tradisional seperti panjiri, laddoos dan halwa untuk ibu menyusui.

6.Oat dan bubur

Oat adalah sumber besar zat besi, kalsium, serat dan vitamin B, dan sangat populer di kalangan ibu menyusui. Oat juga secara tradisional diyakini dapat meredakan kecemasan dan depresi.

Mereka biasanya dimakan sebagai bubur dan Anda dapat memilih untuk menambahkan kacang, susu, rempah-rempah atau buah-buahan untuk meningkatkan nilai gizi.